Berita

Linghui, merek layanan transportasi online BYD resmi diluncurkan

×

Linghui, merek layanan transportasi online BYD resmi diluncurkan

Sebarkan artikel ini


Jakarta (ANTARA) – BYD secara resmi meluncurkan merek baru Linghui, yang menargetkan bisnis transportasi daring di Tiongkok. Pengumuman resmi ini mengisyaratkan bahwa sub-merek kelima perusahaan tersebut ingin segera memastikan diri di segmen pasar premium.

Dilaporkan Carnewschina pada Senin waktu setempat, BYD saat ini memiliki empat sub-merek di Tiongkok termasuk BYD, Denza, Fang Cheng Bao, dan Yangwang.

Pada Januari, produsen mobil yang berbasis di Shenzhen ini mengajukan permohonan untuk beberapa model dengan nama yang tidak biasa.

Adapun merek baru BYD tersebut diperkirakan adalah Linghui, di mana lini modelnya akan terdiri atas mobil-mobil hemat biaya untuk pasar B2B.

Sejalan dengan hal tersebut, BYD secara resmi memberikan bocoran tentang merek baru Linghui, dengan meluncurkan halaman resminya di platform media sosial Weibo Tiongkok.

Dalam pengumuman singkat ini, BYD menyatakan: “Selamat datang Linghui! Mulailah kehidupan yang lebih baik dan pimpin jalan dalam perjalanan bernilai tambah!”.

Baca juga: BYD investasi Rp2,1 triliun untuk pabrik baterai baru di Vietnam

Linghui juga menjanjikan akan membawa lebih banyak barang bawaan dan harapan bagi para pengguna.

Tidak ada informasi lebih lanjut tentang merek baru tersebut yang diberikan.

Namun demikian, diinformasikan sebelumnya bahwa Linghui akan fokus pada penjualan layanan transportasi daring, taksi, dan kendaraan perusahaan.

Mereka akan menjual melalui sistem saluran independen yang berbeda dari mobil penumpang pribadi biasa. Akan tetapi, empat model bermerek Linghui pertama sebenarnya merupakan iterasi dari model bermerek BYD yang sudah ada.

Jajaran Linghui mengadopsi tiga sedan listrik baterai dan sebuah minivan plug-in hybrid.

Mobil termurah dalam jajaran ini adalah Linghui e5, yang berbasis pada sedan BYD Qin Plus EV.

Baca juga: BYD dikabarkan tingkatkan sistem plug-in hybrid

Mobil ini memiliki dimensi 4805/1837/1530 mm dan motor listrik 100 kW (134 hp).

Mobil kedua dalam jajaran ini adalah Linghui e7 EV dengan panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 4.780 mm, 1.900 mm, dan 1.515 mm.

Mobil ini mengadopsi dua konfigurasi motor listrik, di mana model entry-level menawarkan daya 100 kW.

Sedangkan motor listrik yang lebih bertenaga menghasilkan 130 kW (174 hp).

Selanjutnya, sedan listrik andalan di bawah merek Linghui adalah e9 yang merupakan mobil berbasis pada BYD Han EV berukuran 4995/1940/1495 mm.

Linghui e9 menawarkan dua pilihan motor listrik: 135 kW (181 hp), dan 150 kW (201 hp).

Satu-satunya PHEV dalam daftar ini adalah Linghui M9 yang berbasis pada minivan BYD Xia (dijual secara internasional sebagai BYD M9).

Kendaraan ini memiliki dimensi yang besar yaitu 5200/1970/1805 mm dengan interior tujuh tempat duduk. Linghui M9 menggunakan mesin ICE 1,5 liter dan motor listrik dengan daya 200 kW (268 hp).

Baca juga: BYD target penjualan di luar China 1,3 juta unit pada tahun 2026

Baca juga: BYD kaji ekosistem kelola baterai bekas mobil listrik di Indonesia

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

formasi agar modal tahan lama di mahjong wins situs gacormahjong ways berikan pecahan besar tak terhinggapemuda jakut dapat tas lv berkat mahjong winsroni anak jakut bawa cash ratusan juta maxwin mahjong wayssituasi sudah kondusif scatter mahjong wins peluang indahslot gacorjawara76