Jakarta (ANTARA) – Mercedes-Benz memperingati 140 tahun perjalanan inovasinya melalui acara bertajuk “Mercedes-Benz 140 Years of Innovation” yang digelar di World Beyond by Mercedes-Benz, Thamrin Nine, Jakarta, Selasa.
Perayaan ini menandai perjalanan panjang pabrikan asal Jerman tersebut sejak menciptakan mobil pertama di dunia hingga perannya dalam perkembangan industri otomotif modern, termasuk di Indonesia.
“Perjalanan Mercedes-Benz dimulai pada tahun 1886, ketika Karl Benz mematenkan Benz Patent-Motorwagen yang diakui sebagai mobil pertama di dunia. Sejak saat itu, inovasi menjadi fondasi utama Mercedes-Benz dalam menghadirkan teknologi, keselamatan, kenyamanan, dan kemewahan,” ujar Chief Executive Officer Mercedes-Benz Indonesia, Donald Rachmat.
Bagi Mercedes-Benz, kata dia, inovasi bukan sekadar mencipta, tetapi merupakan sebuah proses berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan melalui elektrifikasi, digitalisasi dan intelligent mobility.
Baca juga: Mercedes-Benz nilai IEU CEPA memperluas perdagangan otomotif RI-Eropa
Sepanjang 140 tahun perjalanannya, Mercedes-Benz mencatat sejumlah tonggak penting, mulai dari kendaraan bermotor pertama yang kini masuk dalam UNESCO Memory of the World Register, hingga peresmian merek Mercedes-Benz pada 1926.
Sejumlah teknologi keselamatan seperti ABS, airbag, ESP®, dan PRE-SAFE® disebut menjadi bagian dari kontribusi Mercedes-Benz terhadap standar keselamatan kendaraan global.
Dunia motorsport juga berperan dalam pengembangan teknologi Mercedes-Benz. Keterlibatan perusahaan ini sejak era Silver Arrows hingga kiprah Mercedes-AMG di Formula 1 dimanfaatkan sebagai sarana pengujian teknologi performa dan efisiensi yang kemudian diterapkan pada kendaraan produksi massal.
Baca juga: Jenis mobil listrik yang memiliki jarak jangkau terjauh di Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, fokus pengembangan diarahkan pada kendaraan listrik, sistem berkendara otomatis, serta pengembangan sistem operasi kendaraan MB.OS.
Di Indonesia, Mercedes-Benz telah hadir sejak 1894, ditandai dengan kedatangan Benz Victoria Phaeton milik Sri Susuhunan Surakarta Pakubuwono X. Sementara basis operasional resmi didirikan pada 1970. Hingga kini, Indonesia masih menjadi bagian dari pasar Mercedes-Benz dengan komitmen layanan yang mengikuti standar global perusahaan.
Baca juga: Mercedes-Benz bakal rilis tujuh mobil baru lagi di Indonesia tahun ini
Perusahaan Mercedes-Benz di Indonesia saat ini terdiri atas dua entitas, PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia (IIDI) dan PT Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia (IIMI).
PT IIMI merakit kendaraan penumpang lainnya secara lokal di sebuah pabrik seluas 42 hektar di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Model yang dirakit mencakup sedan A-Class, C-Class, E-Class, dan S-Class, SUV GLA, GLC, GLE, dan GLS, serta model Mercedes-AMG A 35 Sedan dan Mercedes-AMG GLA 35.
Baca juga: Mercedes-Benz Iuncurkan 7 kendaraan terbaru, harga mulai Rp900 jutaan
Pada tahun 2009, pabrik Mercedes-Benz Indonesia dinyatakan sebagai produsen otomotif dengan sertifikasi Eco-Industry dari TUV-Rheinland.
Sementara itu, PT IIDI bertanggung jawab untuk impor dan distribusi grosir kendaraan dan suku cadang Mercedes-Benz serta layanan pelanggan, mengutamakan keramahan lingkungan, efisiensi, desain modern dan mewah, kenyamanan, serta keselamatan dalam mengemudi melalui inovasi teknologi terbaru yang canggih.
Dalam rangka perayaan 140 tahun tersebut, Mercedes-Benz Indonesia juga menyiapkan program khusus berupa Maybach Collection Package bagi pemilik kendaraan Top-End Vehicle, yang akan berlangsung hingga Juni 2026.
Baca juga: Mercedes-Benz EQS Edition One tersedia hanya 12 unit di Indonesia
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026











